Seberang Bali

Akhirnya liburan dengan keluarga berakhir sudah dan itu berarti waktunya kami berhoneymoon dulu dunk. Rencana awal ke pulau ini kami akan menggunakan kapal ferry, tapi rencana berubah karena Miku yang gak mau banget diajak ala backpacker-an *dasar bule manja*.

Sebagai gambaran, pulau ini merupakan pulau yang berdekatan dengan Bali. Keeksotisan pulau ini sudah terdengar di kancah internasional *halah bahasamu, Cha!*. Dulu, tahun 2011, pas first honeymoon kita udah pernah kesini, tapi saat itu nginepnya gak pulau ini tapi di main island. Dan kala itu juga Miku sakit berat, beberapa hari gak keluar dari hotel karena dia kena demam dan diare akut. Nah pasti udah bisa nebak- nebak kan pulau yang aku maksud?

Dari hotel kami dijemput travel untuk menuju Padang Bay lantas sampe pelabuhan ini barang- barang bawaan kami diberi tag untuk menandai dimana kami berhenti. Barang- barang tersebut kemudian dibawah oleh petugas kapal, jadi kami gak perlu juga bawa berat- berat. Beberapa saat kemudian petugas kapal berteriak- teriak memberi komando bahwa kapal akan segera berangkat. Kami menggunakan speed boat dari Padang Bay, padahal tadinya mau naik kapal ferry trus naik slow boat. Tapi setelah diitung waktu, tenaga dan ongkosnya ya gak beda jauh deh. Karena dengan naik ferry trus transit di main island, pasti nginep dan bayar hotel kan sebelum keesokan harinya melanjutkan perjalanan dengan naik slow boat. Kelamaan di jalan kakaaak! Jadi, akhirnya si istri mengabulkan permintaan suami untuk langsung naik speed boat dari Padang Bay yang memakan waktu kurang lebih 2 jam sampai di tempat tujuan.

Padang Bay menunggu waktu berangkat

Padang Bay
menunggu waktu berangkat

Ternyata 2 jam diatas speed boat itu rasanya gak enak banget yah… Perut rasanya kaya’ dikocok- kocok, manalah toilet belom bisa dipake saat dibutuhkan. Betul- betul tersiksa waktu itu. Dan pusing juga stress ngebayangin kalo tiba- tiba boatnya kena ombak lantas terguling- guling… uuh… jadi makin lemes. Tapi demi deh… demi bisa honeymoon, demi menikmati pemandangan yang udah kami rindu selama 3 tahunan ini.

Waktu itu kami naik Sea Marlin Cruise dengan harga IDR 550K per orang bukan return ke pulau impian kami, yaitu one of The Gilis! dengan selamat, alhamdulillah syukur!

terayun- ayun ombak

terayun- ayun ombak

Tapi kami menginap cuma di salah satu dari ketiga The Gilis yang tersohor itu. Mau tau yang mana? Pantau terus blog kepenuhan gaya ini yah 😀

view from speedboat

view from speedboat

Advertisements

54 thoughts on “Seberang Bali

  1. wah .. aku sdh sering ke Bali tapi blom pernah ke pulau itu, , pasti betah ya mbak di sana, apalagi buat yg lagi honeymoon 😛

    Kebayang ya balik dari sana, fotonya pasti ratusan ya atau malah ribuan ? 😉

  2. Eh buset, skrg udah ada speed boat langsung dr Padang Bai ke Gilis yah, Cha? Dulu aku naek Ferry dl ke Lombok trus naek van ke Lembar baru nyebrang pake kapal kecil ke Gili. Huhuhu.
    Eh tapi murah juga yah 550rb itu udah PP kan ya?

  3. aaaak…gili trawangan ya mbaa…
    keren tuh mba..
    sayangnya waktu ke lombok tempo hari, nginepnya di senggigi..huhu..
    pengen ke sana lagi n harus nginep di senggigi 😀

  4. Naik Gili Cat ya Cha? Memang mabok setengah mati. Aku nyebrang Banyuwangi – Gilimanuk atau Merak – Bakauheni aja teler apalagi Gili Cat yang cepet dan 2 jam lamanya. Ah, pasti dipantengi nunggu post Gilinya keluar.

mau komen juga boleh kok, silahkaaan... !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s