Vårdagsjämningen

Ini ceritanya rada- rada sok Swedish sedikit yah 🙂 Sedikit pengetahuan yang pengen aku bagi dengan kalian, yang bikin aku sedikit shock waktu pertama kali datang kesini *apa coba yang gak bikin shock?*

Vårdagsjämning ini adalah hari dimana lama siang dan malam itu sama panjangnya. Karena pada hari itu (biasanya sekitar tanggal 20 Maret) matahari melintasi perbatasan antara setengah langit selatan dan utara atau biasa disebut melintasi equator langit.

//credit

//credit

Di hari- hari sekitar Vårdagsjämning ato yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Equinox ini (kalo gak salah), matahari terbit lurus dari timur dan sekitar 12 jam kemudian bergerak turun ke barat. Dan di hari itu, siang hari akan terasa lebih lama, karena matahari tenggelamnya terlambat (kira- kira begitulah). Itulah kenapa kalo kebetulan puasanya jatuh di musim semi atau panas, bisa- bisa aku jatuh pingsan karena jeda waktu antara sahur dan maghrib itu lumayan lama banget 😦

Bisa- bisa nih yah matahari naik jam 3 subuh dan tenggelam sekitar jam 12 malem, di kala seperti ini bikin mataku gak bisa merem, abisan diluaran masih terang banget!

Etapi tahun kemarin aku sukses loh puasanya, kalo gak salah waktu itu aku bolong puasanya 4-5 harian (biasa absen cewek) *Eh belom dibayar utangnya! Timpuk kurma*

Lama waktu tenggelamnya matahari ini perlahan- lahan berkurang hingga nanti waktunya Höstdagjämning ato disebut Equinox musim gugur. Dan mulai dari hari itu (biasanya sekitar bulan September) malam yang jadi lebih panjang, gelapnya lebih lama dan bawaannya tuh pengen tidur ajah!

Jadi itulah sekilas info tentang siang dan malamnya di Swedia. Dan itu pula yang mempengaruhi adanya Daylight Saving Time, dan nanti tanggal 31 Maret 2013, jam 02.oo siap- siap (disini) ganti jamnya maju 1 jam dari sebelumnya. Dan siap- siap telat ke kantor ato ke sekolah kalo lupa ganti waktunya (kalo gak otomatis, tapi jaman sekarang semuanya udah otomatis kan yah?!)

Advertisements

38 thoughts on “Vårdagsjämningen

  1. Wah ttg equinox ya mbak? Dulu pertama kali tahu pas SMA waktu ikutan olimpiade astronomi. Beruntunglah negara kita Indonesia yg terletak di equator.
    Etapi kasihan juga puasa musim semi ya mbak? Udah siangnya lama. Abis taraweh langsung sahur tuh kayaknya… hehe

    • Pokoknya puasaannya tahun ini ama tahun kemarin marathon, buka puasa, taraweh gak lama sahur deh 🙂 Tapi pengetahuanku ttg equinox ini ya cuma sebatas ini, pemahaman secara umum ajah 😀

  2. Anak2 teteh sudah dibiasakan pada puasa, alhamdulillah bolongnya sedikit, kalau yg cikal wajib kecuali lagi M 🙂
    Teteh mah suka buka di mesjid turki/arab, mereka komplit menyediakan makanan mulai dr tajil sampai makannya ..alhamdulillah.. Jd kalau bosen makanan Rumah, tinggal ke mesjid 🙂

  3. Lama bgt puasanya, terang dari jam 3 subuh sampe jam 12 malem, kebolak-balik mana siang mana malam..
    Aku pernah ngalamin waktu jalan2 ke korea musim semi, terang dari jam 5 subuh sampe 8 malem, aneh aja gitu buat kita yg lama siang dan malamnya stabil.

mau komen juga boleh kok, silahkaaan... !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s