Naturist Förbund

Beberapa hari kemarin aku liat suatu program di tv sweden yang namanya Outsider. Kali itu membahas tentang Naturistförbund alias Asosiasi Naturist. Naturist disini konteksnya adalah yang bener – bener naturist alias naked alias telanjang. Kalo tema ini ditayangkan di Indonesia pasti udah jadi ribut tuh yang namanya MUI. Pasalnya, ga ada sensor menampakkan (maaf, alat vital) yang penting. Sebagai muslim, aku sangat menyayangkan adanya asosiasi tersebut. Tapi yah namanya orang, punya pendapat masing – masing. Di beberapa negara, naturist ini memiliki peraturan dan dilegalkan, tapi ada kalanya mereka tidak diperbolehkan telanjang sembarangan. Tetapi ada juga tempat yang sengaja dikhususkan untuk para naturist ini. Seperti hang out bareng sesama naturist, berjemur bareng atau hanya makan malam. Mereka tampak teroganisir dengan baik disini. Yang aku ga habis pikir, apa mereka ga merasa risih yah, seluruh tubuh diliatin orang lain ? Apa mereka ga khawatir kalo ada seseorang yang pengen berbuat jahat ke mereka. Ih … ngeri deh ngebayanginnya. Kita aja yang kadang pake rok sepaha aja udah dag dig dug kalo ada orang yang jalan di belakang kita. Tapi yang aku heran juga pas musim dingin, salju yang tingginya udah ga keitung sentimeter lagi, ee … masih juga nekad mereka naked. Terserah deh ya mau mereka naked atau ga, tapi menurutku kalo mereka menyebut diri mereka naturist, ya naturist total yah … lebih care ama alam, maksudku, itu lebih baik. Peduli lingkungan dan peduli sesama. Well, just keep ourself in the line, that’s better !

Advertisements

mau komen juga boleh kok, silahkaaan... !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s