SFI ooo SFI

Pasti bertanya – tanya kan bagaimana perkembangan belajarku di SFI *ceritanyaGRnih* ?
Well, so far, kata Miku aku belajar dengan sangat cepat. Dari yang samasekali ga bisa dan ga tau svenska, sekarang sedikit sedikit sudah bisa ngomong dan tau apa yang diomongin Miku.
Tapi yang namanya sekolah ya pasti ada yang nyantol sih ya, kebangetan kalo ga mah. 4 hari lagi adalah 2 bulannya aku belajar svenska. Ga nyadar baru dua bulan euy, terasanya udah lama, karena aku sudah pindah kelas, ke kelas yang lebih cepat cara belajarnya di awal minggu ketiga. Dan di tanggal 27 Maret ini aku udah mau ujian. Gila ya … ! Dipikir – pikir aku ga akan tau apa – apa kalo cuma belajar di sekolah, karena pelajaran di sekolah yang cuma 3 jam itu pastilah sangat terbatas ilmu yang bakal aku dapatkan. Untungnya Miku sangat membantu sekali dan beberapa link yang dikasih guru – guruku benar – benar mendukung.
Sewaktu sebelum mulai belajar di SFI aku janji ama mertuaku kalo aku bakal bisa bahasa svenska dalam waktu 6 bulan. Mau ga mau harus berusaha keras deh sekarang, demi menepati janji dan satu lagi …. Demi bonus !
Ngomongin soal bonus, kemarin ada sedikit misunderstood memahami bagaimana caranya dapet bonus SFI ini. Kami – aku dan Miku – mengira adalah jika aku lulus di ujian besok ini dan dapet Godkänt atau Väl Godkänt maka aku akan dapat bonus tersebut. Tapi ternyata tidak, karena aku harus lulus 2C , mengingat aku mulai belajarnya di level 2B. Jadi terpaksalah harapannya diurungkan dahulu.Tapi aku masih punya waktu 10 bulan untuk dapet bonus, Dan who knows, dalam waktu 10 bulan aku udah bisa menyelesaikan level 3D mungkin ?! Optimis aja deh, setidaknya bonus itu yang bisa memotivasi aku untuk tetap rajin sekolah.
Alhamdulillah di sekolah, guru – guru udah bisa lihat kemampuanku, karena itulah aku diikutkan ujian akhir bulan ini. Tapi ada yang menjengkelkan adalah ketika seorang teman selalu tanya tentang apa yang dijelasin ama gurunya ke aku. Boleh sih , ga keberatan juga untuk membantu, tapi masalahnya mereka nanyanya tuh pas gurunya lagi menjelaskan. Hej, lyssna på läraren, snälla ! Gimana mau ngerti kalo ga memperhatikan si guru ? Dan terkadang mereka saling menjelaskan dengan bahasa mereka sendiri kepada sesama murid saat guru lagi sibuk menjelaskan. Hffthh .. kesel banget kan ?! Tapi ya begitulah … udah ada bermacam – macam aturan yang ditempelin di dinding kelas juga ga ada pengaruhnya. Sabar .. sabar !
Advertisements

mau komen juga boleh kok, silahkaaan... !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s