Uang & Kepuasan

Lagi-lagi bicara masalah uang, ga munafik semua orang butuh uang. Biar kaya sekalipun, masih juga mikirin uang. Bahkan saat uang itu ada di depan kita secara nyata pasti masih mikir gimana caranya tuh uang bisa cepet nyampe di tangan kita. Pegawai yang nyata-nyata bakal terima gaji tiap tanggal 25 per bulannya masih juga berharap agar lebih cepat terima gajinya *klasik*.

Dan tentang seorang sahabat yang rela meninggalkan keluarganya yang kaya dan hak warisan orang tuanya hilang hanya demi cinta dan hidup bersama kekasih yang melarat *bodoh*. Kehidupan sekarang apalagi , semuanya makin mahal harganya, bahkan buang air kecil aja bayar. Segalanya butuh uang tapi jangan pernah mau diperbudak oleh uang, heeem … caranya ?
Selalu bersyukur, kawan ! itu kuncinya. Berapapun yang kita miliki itulah hak kita, kalaupun dapat lebih sih , alhamdulillah banget. Kalau kurang? Mungkin itu rejeki yang diberikan Allah kepada kita. Tanpa berhenti berdoa dan berusaha. Kembali lagi , Allah tidak akan pernah memberi cobaan kepada umat-Nya melebihi batas kemampuan kita.
Tapi bagaimana kalau ga punya uang buat makan sehari-hari ? Liat gelandangan ga ? Mereka masih bisa hidup walaupun makan dari sisa-sisa makanan di tempat sampah. Ga mau seperti itu ? Silahkan berusaha dan selalu berdoa. Allah ga pernah menutup mata untuk umat-Nya yang pantang menyerah.
Selalu bersyukur, kawan ! Hidup kita akan selalu kekurangan kalau kita tidak pernah berterima kasih atas semua yang telah kita dapatkan. Berapapun yang kita dapatkan , hargailah , itu akan menjadi kenikmatan yang tiada tara.
Kalau ga bisa makan enak , ya makan seadanya, ga perlu ke restoran , masak di rumah lebih irit.
Ga bisa beli baju baru, bongkar lemari, cari pakaian lama yang masih layak pakai, modifikasi sedikit.
Ga ada uang buat ke salon? Gimana kalau gantian ama temen, saling bantu ngeblow atau makeup-in. Bau badan asem karena ga parfum abis ? Pergi ke mall, semprot sedikit tester parfum yang kamu suka, tetap bisa gaya kan ? tapi jangan sering-sering kalau ga tau malu sih.
Intinya, semua kesulitan hidup jangan selalu dianggap berat tapi jangan pula dianggap remeh. Berusaha dan positive thinking bahwa semua itu ada jalan keluarnya.

Advertisements

mau komen juga boleh kok, silahkaaan... !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s