papa

Kudengar tawamu,
kubayangkan senyummu
Tak kusangka kini engkau ingin aku pergi jauh darimu
karena semua salahku….
kuingin bunuh bahagiaku hanya untuk seulas senyum,
seuntai kata ‘sayang’ untukku lagi , yang selama 25 selalu terucap
Tapi aku tak mampu…
Kini tak ada lagi,
Hanya sebuah kepedihan,
kebisuan,
kesendirian…
Aku menangis tanpamu ,Papa…
Aku bahagia tanpamu , Papa…
Kaupun ingin tetap begitu
Cinta Papa sudah mati untuk aku??
Tapi cintaku tidak..
Harapku pun tidak..

Advertisements

mau komen juga boleh kok, silahkaaan... !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s